MANTERA MANTERA PUAK MELAYU

forsup kaskusTulusan berikut barasal dari Forum Supranatural Kaskus yang saya sebuah thread yang berjudul Mantera-Mantera Puak Melayu oleh Muhar Omtatok.

muhar omtatok

Muhar Omtatok:

Dalam perkembangannya, Mantera bisa bermakna Sesuatu bunyi suara, gerak, rasa dan/atau fikir yang diyakini bisa menghasilkan metaenergi jika diucapkan, digerakkan, dirasa dan diolah fikirkan oleh orang yang menguasainya, sehingga masuk ke dalam alam pikiran sadar maupun bawah sadar serta sistem syaraf. Mantra bisa didapat dari sumber agama, ilham atau diciptakan oleh manusia dan lainnya yang memiliki kelayakan.Alix Needham, seorang specialist advisor on stress to the National Council of Hypnotherapists di Inggeris, menyarankan agar Anda menciptakan mantra keberuntungan sendiri. “Mulai dan akhiri setiap hari dengan mengulangi pernyataan yang membuat Anda selalu merasa positif. Misalnya, ‘Hal-hal baik pasti mendatangi saya.’ Jadikan itu sebagai mantra. Jika Anda sering mengatakannya, maka akan merasuk ke alam bawah sadar dan bersenyawa dengan tubuh Anda. Otomatis, cara Anda berinteraksi pun ikut berubah.”Untuk membuat sebuah mantra, dibutuhkan Olah Kognitif, Olah Afektif, Olah Psikomotorik yang mendalam dan totalitas secara sugestif atau laku spiritual sehingga tercipta metaresonansi antara fikiran-tubuh, kondisi sadar, bawah sadar dengan Kausa Prima yang kita yakini.

Dalam berbagai mobilitas kehidupan, puak Melayu mempunyai tradisi membaca mantera. Mantera jenis ini bertujuan untuk mempermudah pekerjaan, biasanya dibaca ketika akan memulai pekerjaan. Mantra pekerjaan jumlahnya lebih sedikit dibanding mantra pakaian dan pelindung diri, dan terkadang, terjadi juga tumpang tindih antara kedua jenis mantra ini, sehingga mantra pelindung diri dipakai untuk mempermudah pekerjaan. Sebagai contoh, seseorang sering membaca mantra ‘pemanis’ dengan harapan orang lain akan senang kepadanya, sehingga pekerjaan jadi mudah dan lancar. Pekerjaan yang dibacakan mantra biasanya berkaitan dengan pekerjaan untuk memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari, seperti bercocok tanam, berburu, berniaga, melaut dan lain sebagainya.

Dalam pandangan hidup puak Melayu, ada keyakinan bahwa tanah, air, matahari, bulan, tanaman, binatang, jin dan makhluk/benda lainnya memiliki semangat (spirit). Untuk itu, diperlukan pembacaan mantra agar semangat benda atau makhluk tersebut tetap positif bagi manusia.

btw, Melayu secara puak, bukan dilihat dari faktor genekologi seperti puak-puak lain.
Di Malaysia, tetap mengaku berpuak melayu walau moyang mereka berpuak Jawa, Mandailing, Bugis, Keling dll. beberapa tempat di Sumatera Utara, ada beberapa Komunitas keturunan Batak yang mengaku “Orang Kampong”- Puak Melayu. Ini semua karena diikat oleh kesamaan agama yaitu islam, Bahasa dan Adat Resam Melayu.

Coba kita telaah puisi karya Alm. Dr.Datuk Usman Awang, yang berjudul Melayu:

“……………………………………
Melayu di tanah Semenanjung luas maknanya:
Jawa itu Melayu, Bugis itu Melayu
Banjar juga disebut Melayu,
Minangkabau memang Melayu,
Keturunan Acheh adalah Melayu,
Jakun dan Sakai asli Melayu,
Arab dan Pakistani, semua Melayu
Mamak dan Malbari serap ke Melayu
Malah mua’alaf bertakrif Melayu
(Setelah disunat anunya itu)
……………………..”.

Jadi, Melayu adalah: “Beragama Islam, beradat resam Melayu dan Berbahasa melayu”.

Karena ikatan Islam itulah, Orang melayu yang masih berpegang pada konsep tradisi namun akan takut jika tidak disebut Islam.

Kata “Laailaha Illallah Muhammadarosulullah” sebagai gerbang keislaman, selalu dipakai Orang Melayu dalam berbagai amalan, karena melayu percaya bahwa semua amalan akan tidak tertolak dalam pemahaman Islam jika mengucap Laailaha Illallah Muhammadarosulullah.

Dalam berbagai mobilitas kehidupan, puak Melayu mempunyai tradisi membaca mantera. Mantera jenis ini bertujuan untuk mempermudah pekerjaan, biasanya dibaca ketika akan memulai pekerjaan. Mantra pekerjaan jumlahnya lebih sedikit dibanding mantra pakaian dan pelindung diri, dan terkadang, terjadi juga tumpang tindih antara kedua jenis mantra ini, sehingga mantra pelindung diri dipakai untuk mempermudah pekerjaan. Sebagai contoh, seseorang sering membaca mantra ‘pemanis’ dengan harapan orang lain akan senang kepadanya, sehingga pekerjaan jadi mudah dan lancar. Pekerjaan yang dibacakan mantra biasanya berkaitan dengan pekerjaan untuk memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari, seperti bercocok tanam, berburu, berniaga, melaut dan lain sebagainya.

Dalam pandangan hidup puak Melayu, ada keyakinan bahwa tanah, air, matahari, bulan, tanaman, binatang, jin dan makhluk/benda lainnya memiliki semangat (spirit). Untuk itu, diperlukan pembacaan mantra agar semangat benda atau makhluk tersebut tetap positif bagi manusia. Berikut ini contoh beberapa mantra tersebut.

1. Mantra Semangat Padi
1
Nur cahaya munallah
Nur cahaya mun putih
Name semangat tapak kebun
Berkat lailaha illallah
Muhamadarrasulullah
2
Bulat batu kubula bulat
Bulat batang padi
Aku tahu asal kau ulat
Mate beras mate kau menjadi
Berkat lailaha illallah
Muhammadarrasulullah
3
Hai dayang hijau
Lemah lembut asal kau menjadi yang ikut
Panjang kuku
Panjang kaki
Panjang tangan
Sah aku menawar
Buah padi menghijau
Berkat lailaha illallah
Muhammadarrasulullah
4
Aku tahu asal berau
Belaki benih berau mah berau
Menih mah benih
Berau hitam berau putih
Berau-berau laki bini
Sah aku menawar belaki benih
Berkat lailaha illallah
Muhammadarrasulullah

2. Mantra untuk Tanaman Jagung

Bismillahirrahmanirrahim
Hacutalla hicu hicu
Kuserah pada Adam
Bawa antala boa
Jauhkan jagungku dari berau
Berkat kalimat lailaha illallah
Muhammadarrasulullah

3. Mantra Menanam Benih
Bismillahi
Assalamualaikum nabi Tab
Yang memegang bumi
Aku menumpangkan anakku
Seri Gading Gemala Gading
Di dalam enam bulan angka ketujuh
Aku datang mengambil balik
Dengan lailaha illallahu
Kur semangat
Kuur semangat

4. Mantra Pengusir Hama Tikus
Bismillahirrahmanirrahim
Aku tau asal engkau tikus tuk sitimuna
Itulah asal tuk nek kau
Kau jangan padiku
Kutawar pada pisang tujuh biji
Ambillah di tunggul ini
Berkat kalimat lailaha illallah
Muhammadarrasulullah

5. Mantra Pengusir Babi
Batu berita batu berani
Ketiga batu belubang
Butak mata tanggal gigi
Babi itu tiada akan melawan
Nabi babi itu nabi Yusuf
Asal jadi dari bumi
Jihin yang menguatkannya jihin buhok
Yang berkuda padanya Saih Idris

6. Mantra Puseng Angin
Mantra ini dibaca jika seorang nelayan atau pelaut menghadapi angin yang datang dari depan, sering disebut dengan angin sakal. Untuk membalikkan angin tersebut, maka dibaca mantra ini:
Bismillahirrahmanirrahim
Watul ijabah kurawana
Berkat lailaha illallah
Muhammadarrasulullah

7. Mantra Penahan Gelombang
Assalamualaikum nabi Khidir
Aku tau pegangan engkau
Air laut air darat
Aku sedekah hati quran
Berhentilah topan badai taung ribut gelimut
Berkat lailaha illallah
Muhammadarrasulullah.

Mantera untuk ’Pakaian’ atau Pelindung Diri

Seni Tutur mantera yang digunakan untuk menjaga diri sering juga disebut penangkal, tangkal atau azimat, biasanya dibacakan pada benda tertentu. Setelah pembacaan mantera, benda tersebut diyakini akan memiliki kekuatan gaib yang mampu melindungi pemakainya. Jadi bisa disimpulkan bahwa, pembacaan mantera pada benda tertentu yang akan dijadikan tangkal merupakan bagian dari cara untuk mentransformasikan energi atau kekuatan ke dalam benda tersebut. Selanjutnya, kekuatan yang terkandung dalam benda tersebut akan melindungi pemakainya Tangkal atau penangkal ini merupakan bagian dari upaya orang Melayu untuk mengatasi tantangan internal dan eksternal yang mereka hadapi, dan jenisnya cukup banyak di antaranya:
(1) penahan atau penguat; (2) pelindung; (3) penunduk (4) pemanis dan pengasih (5) pembenci. Berikut ini beberapa contoh mantra pelindung diri:

1. Mantra Penahan atau Penguat

a. Mantra Pengeras Badan
Ya man, ya ras, ya Malik
Ya kuserahkan kepada kamu

b. Mantra Penahan Kulit
Kejang aku kejang rungkup
Kejang tunjang tengah laman
Kebal aku kebal tutup
Terkucap kulit tak berjalan
Terkunci terkancing tak mara

c. Mantra Kuat Tenaga
Bismillahirrahmanirrohim
Hai besi bangunlah engkau si raja besi
Yang bernama si ganda bisa
Engkau duduk di kepala jantungku
Bersandar di tiang arasy
Kuminta tinggalkan insanku
Kuminta rendah insan sekalian
Berkat aku memakai wujud kodrat sayyidina ali
Bujur lalu melintang patah
Lalu juga kehendak Allah
Berkat lailaha illallah
Muhammadarrasulullah

d. Mantra “Pengering” Olahraga (membuat lawan bermain gentar)
Bismillahirrahmanirrohim
Assalamualaikum…mualaikum salam
Harimau datang mayat semua menanti
Mayat datang harimau semua menanti
Berkat lailaha illallah
Muhammadarrasulullah

e. Mantra Pengeras Tendangan
Bismillahirrahmanirrohim
Auzubilla minannar arrim
Mufaiza hatal ya rasulullah iza kital maut
Mim kepalaku, bahuku nun
Pusatku dal
Kakiku alam-tubuhku
Aku kasih Allah

2. Mantra Pelindung

a. Pelimun (agar tak tampak)
Bismillahirrahmanirrahim
Perabun pelias peliseh
Perabun pelias peliseh
Perabun pelias peliseh
Sekalian jin dan syetan seteru lawanku
Berkat lailaha illallah
Muhammadarrasulullah

b. Disegani Orang
Bismillahirrahmanirrahim
Batu bertitik batu berdenting
Tiga batu dacing
Mulut terpempan gigi terkancing
Kau..(sebut nama orangnya)..tak boleh berlebih kata padaku
Durhaka engkau lebih-lebih kepada Allah
Berkat kalimat lailaha illallah
Muhammadarrasulullah

c. Tangkal Jaga Rumah
Bismillahirrahmanirrahim
Imat-imat katemu itu
Mitu melion kate Allah
To badanda berkata-kata
Tak hendak kau datang memijak halaman rumahku
Karene telah ade penjaga pintu
Berdurhake kau kepade Allah
Bila hendak membinase rumahku
Berkat kalimat laihaillallah
Muhammadarrasulullah

d. Tangkal Bajang (Hantu Jembalang)
Bismillahirrahmanirrahim
Anak gang anggu bukan kau punya anak
Aku punya anak
Aku tau anak
Kau bujang nas beranak
Batu ampar tengah air
Aku tau asal kau bajang
Sah aku menawar bajang sianu itu
Berkat kalimat lailahaillallah
Muhammadarrasulullah

3. Mantra Penunduk

a. Mantra Pelemah Asal
Bismillahirrahmanirahim
Assalamualaikum
Badan engkau bernama tanah
Tanah mekhayal darah
Engkau bernama darah muharrap
Urat engkau bernama mahdini
Tatkala bapak engkau mengandung darah putih
Tatkala ibu engkau mengandung darah merah
Cih menguceh
Mani asal engkau menjadi
Berkat lailaha illallah
Muhammadarrasulullah

b. Mantra Pelemah
Bismillahirrahmanirrahim
Rebah ramu engkau berdiri ramu aku
Rebah syarak engkau berdiri syarak aku
Aku mengambil baja sejengkal dalam diri engkau
Berkat lailaha illallah
Muhammadurrasulullah

c. Mantra Penunduk
Gempa ali gempa gempita
Dang sari gajah berlenggang
Sah aku anak harimau yang garang
Batu congkol hatiku
Nibung kering tulangku
Berkat doa baginda Ali
Gentar bumi gentar langit

d. Mantra Penunduk Hantu Laut
Hai hai, anak datuk laut
Nyalah engkau, pergilah
Jikalau engkau tidak pergi
Aku pukul dengan ijuk tunggal
Dengan ijuk pusaka
Aku sekal kepalamu dengan sengkalan
Aku tau asalmu jadi
Dari kun fayakun
Berkat kalimat laihaillallah
Muhammadarrasulullah
Pua-pua adanya

e. Mantra Penunduk Buaya
Hai si jambu rakai
Sambutlah
Pekiriman putri
Runduk di gunung
Ledang
Embacang masak sebiji bulat
Penyikat tujuh penyikat
Pengarang tujuh pengarang
Diorak dikembang jangan
Kalau kau sambut
Dua hari jalan ketiga
Ke darat kau dapat makan
Ke laut kau dapat aku
Aku tau asal kau jadi
Tanah liat asal kau jadi
Tulang buku tebu asal kau jadi
Darah kau gila, dada kau upih

f. Mantra Penghalau Setan
Bismillahirrahmanirahim
Hantu raya jembalang raya
Datang engkau dari hutan raya
Kembalilah engkau ke hutan raya
Engkau jangan bertemu anak sidang manusia
Jika bertemu anak sidang manusia
Tunduk engkau tujuh kali kepada aku
Umat Muhammadlah yang sebenarnya
Berkat kata laihaillallah Muhammadarrasulullah

g. Mantra Agar Menang
Allah kata salah
Muhammad kata silih
Jibrail kata fana
h. Mantra Penunduk Anjing
patah ranting ditendang kuda
mulut terkancing mata buta
puh!

4. Mantra Pemanis dan Pengasih

a. Pemanis Minyak
Tuang minyak kutuang
Kutuang di tapak tangan
Bukan aku minyak seorang
Aku minyak bulan bintang
Matahari dan cahaya
Cahaya bulan dan cahaya aku
Cahaya bintang cahaya aku
Cahaya matahari cahaya aku
Cahaya Allah cahaya Muhammad
Berkait la ilahaillallah
Muhammadarrasulullah

b. Pelembut Hati
Yatim aku mati tasauf kata Allah (3x)
Roh kalam kawah kali-kali
Aku buang darah gemuruh
Aku naik darah berani

c. Pengasih Bini
Salatu salamu alisa isa wamumni
Aku ambil hidup engkau
Sampai mati akulah tuhan engkau
Akulah nabi engkau di dunia ini

d. Bedak Pemanis
Bedak olak olek
Mari pakai ujung gunting
Kupakai bedak di luar kulit
Mesra dalam daging
Dengan berkat doa lailaha illallah
Muhammadarrasulullah

e. Peseri Muka
Sirih senggang kuning
Naik belukar muda
Muka aku bagai anak mambang kuning
Berkat aku memakai doa setandang muda
Matahari tidak berseri
Seri naik ke tubuhku
Bulan tidak bercahaya
Cahaya naik ke mukaku
Cahya Allah caha Muhammad
Cahya baginda Rasulullah
Ada beberapa tradisi di Masyarakat Melayu, dalam pengobatan penyakit medis menggunakan mantera-mantera tertentu, contohnya:

1. MANTERA UNTUK PATAH TULANG

Bismillahi Rahmanir Rahim
Jong sengkang kemudi sengkang
Tarik layar kembang sena
Urat yang kendur sudah kutegang
Urat yang putus sudah kusambung
Teguh Allah, tegang Muhammad
Sendi anggota baginda Ali
Tulang gajah, tulang mina
Ketiga dengan tulang angsa
Patah tulang berganti sendi
Badan jangan rusak binasa
Berkat sidi kepada guru
Sidi menjadi kepada aku
La ilaha illallah, Muhammadar Rasulullah

2. MANTERA YANG DIUCAPKAN SAAT MERAMU RAMUAN OBAT

Mantera ini popular di wilayah Rokan, Kampar dan sebagian Kab. Limapuluh Kota:

Bismillahirrahmanirrahin
Bilang-bilang topi ayiar
Den lantiang jo tana buku
Solang tulang lai cayiar
Kok kunun dagiang nan sabuku
Kobual Allah kobual Muhammad kobual bagindo Rasulullah
Barokat guru aku dan doaku barokat lailahaillallah
Artinya:
Bismillahirrahmanirrahim
Bilang-bilang tepi air
Aku lempar dengan tanah baku
Sedangkan tulang dapat cair
Apalagi daging yang sebuku
Makbul Allah makbul Muhammad makbul baginda Rasulullah
Berkat guru aku dan doaku, berkat Lailahaillallah

3. MANTERA PENUTUP LUKA

Dibaca pada luka atau menghindarkan pendarahan:

Bismillahirrahmanirrahim
Poli terpoli
Besi meluka
Besi menangkal
Coba besi merusakkan
Engkau durhaka kepada Allah
Coba engkau membinasakan daging
Engkau durhaka kepada Allah
Tertutup terkunci
Tertanggal terpakai
Berkat doa la haula wala quwwata
Illa billahil aliyyil azhim

4. MANTERA TAWAR BISA

Mantra ini disebut juga dengan mantera penawar, biasanya dibaca untuk menyembuhkan seseorang dari penyakit yang disebabkan sesuatu yang berbisa, seperti serangga, ular, racun ataupun sakit karena bisa lainnya. Orang Melayu percaya, melalui pembacaan mantra ini, kekuatan bisa (racun) akan hilang sehingga orang yang terkena bisa tersebut dapat segera sembuh:

Bismillahirrahmanirrahim
Bismillah aku menawar racun
Aku tau asal racun
Anak lidah asam racun
Seri manik yang menawar
Jin semlut yang punya tawar
Berkat lailahaillallah

5. MANTERA SAKIT PERUT

a.
Bismillahirrahmanirrahim
Meghinju megheijun megheceu
Meghiceu suruh lari
Meghiceu nakal
Meghinju meghinju suruh lari
Pergilah ke tempat kau suke
Jangan lagi di sini
Berkat la ilaha illallah
Muhammadarrasulullah
b.
Bismillah
Lotong kekah ijuk tali
Aku menawar kembung segah
Kentut jandi
Malam senak mudik ke limbung
Si maru rumah mak encik
Lantas turun ke kaki
Turun bisa
Naik tawar
Aku menawar bisa perut
Lotong kekah ijuk tali
Aku menawar kembung segah
Keeentut… jadi!

Ada pula Mantera Melayu Asahan di Sumatera yang mempergunakan merica, berfungsi untuk pelet. Lado Putar, namanya.
Caranya: mengasapi merica dengan asap setanggi timur, merica selama diasapi diletakkan didalam uncang kecil berwarna kuning yg diikat benang 3 warna, kuning, hitam, putih. jumlah merica sebanyak 7 buah. selama diasapi dibacakan mantera berkali-kali.

Setelah diasapi keluarkan mantera dari dalam uncang, lalu letakkan di telapak tangan kiri. Plintir-plintir merica yang ada di telapak tangan kiri tadi dengan tangan kanan dan bacakan mantera. Sidia akan terus mimpi basah bersama anda selama sidia belum anda miliki Manteranya:

BISMILLAAHIR RAHMAANIR RAHIIM. LADOKU LADO BATURAI, TETANCAP GELAGO DEK BONANG SAMBAU, KASIH ENGKAU TAUTAN HATI, TETANCAP RAGOKU DLM BONAK KOCIK ENGKAU. MARI SI…POLUK BIRAHIKU, MARI SI…BESEBADAN DEK AKU, TEKONANG ENGKAU SABAN HARI DEK AKU, ELOK RUPOKU SODAP HARUMKU DEK ENGKAU, TEPANCUT ENGKAU SABAN MALAM TEKONANGKAN AKU. MAKBUL DOA PENGAJAR GURUKU, MUSTAJAB KEPADO SI…. KABUL ALLAH, KABUL MUHAMMAD, KABUL BAGINDI RASULULLAH, BERKAT LAA ILA HAILLALLAH.

BULU PERINDU dlm pengobatan alternatif, digunakan untuk mengurut rawatan patah tulang atau yg sejenis; dgn merendam segenggam buluh perinduh dengan minyak kelapa hijau (info ini sy dapat dari seorg sahabat yg berprofesi sebagai tabib tulang di kota medan)

Memang kita acapkali rancu membedakan BULU PERINDU dengan BULUH PERINDU. Buluh dlm bahasa melayu berarti Bambu, sedangkan Perindu bermakna Membuat rindu, terminologi ini merupakan majasi untuk menyebut alat musik tiup berupa Seruling.

Seperti dlm kias bidal orang melayu,
alisnya bak semut beriring, rambutnya bak mayang terurai, pipinya bak pauh dilayang , kukunya bak kiliran taji, bibirnya bak delima merekah, hidungnya bak dasun tunggal , suaranya merdu bak buluh perinduh

1. Mantera Pengasihan Buluh Perindu:
“Biss…
Merindu si buluh perindu betandak dlm dulang
waktu cinta merindu disitu aku datang
buluh mendesak berahi sudah tetegak
rindu menyesak aku nan diagak

usah beleha hai engkau buluh perindu
aku dah kempuhunan becinta,
becinta kepada si…….

lesapkan isi hati si…..
lesapkan isi benak si…..
beganti isi hati si….. merinduku
beganti isi benak si….mengenangku

jangan engkau durhaka hai bulu perindu
kalau engkau durhaka
durkaka engkau akan Allah
durhaka engkau akan Muhammad
durhaka engkau akan baginda rasulullah
durhaka engkau akan aku

makbul doa pengajar guruku
mustajab akan si ……
berkat lailahaillallah”.

pakai buluh perindu, bacakan mantera 7kali di malam 13,14, 15 purnama, masukkan dlm uncang kecil seukuran buluh perindu.
sebelumnya uncang sdh di beri minyak seibu bunga yg jg dibacain mantera melayu diatas.

2.Mantera Pengasihan Bulu Perindu

BISMILLAHIRAMANIRAHIM……..
Bulu perindu bulu berendam,
Tanah selasih di lubuk batu,
Kus…..mangat[si pulan]
Tunduk dan kasih sayang kepadaku…[permohonan yang lain-lain lagi],
Berkat doa Laillaha illallah,muhammad Rasulullah.

disemburkan pada makanan atau minuman untuk di makan atau di minum si…

moko poji:

om mantra bwat lancar rejeki dan urusan pekerjaan paan yah ??

Muhar Omtatok:

Tentu sangat banyak. Di Melayu ada salah satunya;
“Limauku silimau manis
sait diatas talam
pekerjaanku semata manis
seperti asam dek garam
sebimbar dua mimbar
setentang dua tentang
siapa menentang siapa manis
siapa menentang siapa gila
elok tuah badanku
mersing seri mukaku
limpah rizki dek aku
tiada kemungkin tanggal
tiada kemungkin bekecai
kuuur semangat diaku

makbul doa pengajar guruku
mustajab akan aku
kabul Allah
Kabul muhammad
Kabul Baginda rasulullah
Berkat laailaha illallah
muhammadarosulullah”

Mantra diatas namanya “Kedangsa Sitinggi Naik”.
dilaksanakan pada 15 hari bulan purnama.
Bahannya:
7 buah limau kedangsa (dipetik langsung dari pohon)
Sirih temu urat
Pinang sundari melurus
gambir
kapur
air perigi di tengah ladang.

Muhar Omtatok:

MANTERA MANTERA PENDEK MELAYU YANG MASUK DALAM ILMU TUMBUK – PIDERAS & CUCA:

Biss…
“Ya dara bulah romuk ramanina.
Hu Allah”.
Dibaca sebelum meninju. Hembuskan pada kepalan tangan.

“Allah lah masuk ke Muhammad.
Muhammadlah masuk kepadaku.
Nur ada Muhammad berdiri.
Illallah hu”
untuk tumbuk.

“Menyia Muhammad Allah lalu”.
Tinju dikepalkan, kemudian bacakan mantera pideras diatas, lalu hembuskan.

“Diam Muhammad. Allah lalu”.
Cuca ini digunakan sebelum menampar.

thogel:

ada yg tau tentang sejarah kerajaan melayu di perbatasan langkat-aceh ?

Muhar Omtatok

Diperbatasan Kesultanan Langkat dengan Aceh, terdapat beberapa Kejeruan/Kewaziran (Kerajaan Kantong), misalnya: Kejeruan Karang Baru, Iyu, Mude , Sutan Mude dan Kejeruan Bendahare. Semua Kejeruan ini tunduk dibawah Kerajaan Melayu Temiang.

Kerajaan Melayu Temiang berpusat di Kuala Simpang (kini masuk dlm Kab. Aceh Tamiang – NAD). Sebelumnya, Kerajaan yang jg dikenal dengan nama Tumihang atau Bumi Muda Sedia ini pernah menjadi federasi Kerajaan Majapahit.

KingDragon:

Assalamu,alaikum Suhu Omtatok…Emang Omtatok pewaris mantera2 Melayu yang tiada duanya…Mudahan2an Mantera2 Melayu takkan hilang dimakan Zaman..

Muhar Omtatok:

Waalaikumsalam kata bersambung
Mantera Melayu tiadakan hilang
Wahai King Dragon tinggi menyanjung
Secupak disaya Segantang Diorang.

KingDragon:

Ke Tebing Tinggi membeli Lomang
Oleh-oleh bawa ke Medan
Tiadalah kingDragon tinggi menyanjong
Dikarenakan Ilmu Tuan yang kingDragon junjung

kalaulah Suhu Omtatok berkenan..
Semuk diorang Segantang diTuan..

Muhar Omtatok :

Ampun Patik Beribu Ampun
Sembah Patik Harap Diampun
Tuan kingDragon sungguhlah santun
Kunun pulak bijak berpantun :

Ke Tebingtinggi memboli lomang
jl Tjong A Fie pasti dikonang
Segantang di saya sungguhlah pantang
KingDragon pantas diberi rantang

saya belumlah seberapa, karena tiada rotan, akar baru beguna.
saya bukan kumpang tapi pianggang
bukan pula kembang tapi kiambang

darah belum setampuk pinang
umur belum setahun jagung

ilmupun tiris dari pucuk buku bemban

Orang belum tumbuh gigi sudah pandai membaca kitab

saya cuma hafal: puah kiri puah kanan – tahi gigi sebesar lengan

lain tidak…

Jika tiada puas Tuan dapatkan
Harap saya Tuan maafkan
Jika salah tolong betulkan
itulah saja saya mohonkan

tabikpatik

Muhar Omtatok :

JEMPUN SEMANGAT

Biss…
Wali wadhi betungkat Batang geledek
Waktu setan menggamit si…. Disitu juga semangat si….pulang.
Jangan engkau lalai di tengah rimba
Jangan engkau lalai di pinggir sungai
Jangan engkau lalai di tepi pantai
Jangan engkau lalai di tengah balai
Jangan engkau lalai di tengah laman
Jangan engkau lalai di tengah rumah
Pulanglah engkau ke tempat engkau sendiri
Di anjung yang tinggi
Dibalai yang besar.

Bahan Semburan:
Merica, Kencur selayang, Pinang melurus.

TAWAR BISA

Biss…
Aku tahu asal mulamu
Bisa darah haid Siti Hawa
Surga akan tempatmu
Cabut bisamu
Naikkan bisa tawarku
Kabul doa pengajar guruku
Mustajab kepada aku
Menawari bisa …(lipan/ular/kala)…
Di kulit jangan si…
Tawar Allah
Tawar Muhammad
Tawar Baginda Rasulullah
Berkat laa ilahaillallah.

Dua mantera Melayu berikut yang berbeda fungsi tapi bunyinya hampir mirip:

MENENGOKKAN

Astaghfirullahal’azim 3x
Gamit si gelamit sangkut di gulang-gulang
Betulkah si….
Disitulah semangat si… pulang
Satu telentang satu telungkup
Jangan engkau berdusta hai kunyit
Jikalau engkau berdusta
Durhaka engkau kepada Allah
Durhaka engkau kepada Muhammad
Durhaka engkau kepada Aku
Berkat Laa ilaha illallah.

KETEGORAN

Astaghfirullahal’azim 3x
Gamit si gelamit sangkut di gulang-gulang
Waktu setan menggamit disitu juga semangat si…pulang
Jangan engkau berdusta hai kunyit
Durhaka engkau kepada Allah
Durhaka engkau kepada Nabi
Durhaka engkau kepada aku
Asal engkau dari tanah
Kembali engkau kepada tanah
Kabul doa pengajar guruku
Mustajab kepada si….
Berkat laa ilahaillallah

Tawarnya:
Betanak disesak
Betungkat batang jerami
Setan menyesak
Aku menawari
Kabul doa pengajar guruku
Mustajab kepada si…
Kabul Allah
Kabul Muhammad
Kabul Baginda Rasulullah
Berkat laailaha illallah.

Muhar Omtatok :

Tiada maksud mengajari itik berenang
Tiada maksud pula mengajari limau berduri

Darah patik cuma setampuk pinang
Umurpun belum setahun jagung

Sekadar memancing orang nan bijak, patik cubalah lancang berbagi.

BESI KURSANI
Di Masyarakat Melayu, ada Ilmu Besi Kursani.Ilmu Besi Kursani ini biasanya diperuntukkan untuk keselamatan alamiah dari Sang Empunya Maha, untuk mengaktifkan daya kebal tubuh, untuk membungkam musuh, untuk pemagaran benda berharga dari kejahatan atau pencurian, untuk meningkatkan daya pukulan, untuk meradar bahaya dan racun-bisa-ipoh dalam tempat dan makanan, dan untuk menembus kekebalan orang lain.

Ada beberapa versi mantera besi kursani dikalangan keilmuan melayu menurut tingkat muasalnya. Disini saya sajikan 3 mantera bagi anda untuk dijadikan penelaahan.

“Bosi Pasak, Bosi Kursani
Togak toguh selero dalam badanku
Berokat Laailahaillallah
huallah”.

“Hai Bosi Putih Bosi Kursani
Bosi Palilit di pinggangku
Kuat aku baki Saidina Ali
Gagah aku bak Saidina Hamzah
Alhamdu, Alhamdu, Alhamdu
Usah dikau makan hati yang putih
Engkau makan darah dek daging
Jikalau engkau makan hati yang putih
Durhako engkau kepada Allah,
Hai Kaddam Kuddim
Keluarlah engkau daripado tompat yang jahat
Ke tujuh petalo langit dan ke tujuh petalo bumi
Keluarlah engkau daripado tompatnyo
Berokat doa Lailaha Illallah Muhammad rasulullah”

Serta sebuah lagi mantera melayu tentang besi kursani yaitu:

“Terdirilah bosi kursani
Didalam batang tubuhku,
Dek aku mengetahui
Laahaula wa laa quataillabillahi ‘aliyul ‘adzim,
Yahun kanda dek aku mengetahui
Laahaula wa laa quataillabillahi ‘aliyul ‘adzim,
Fillah amri saina nan bangkit
Dek aku mengetahui
Laahaula wa laa quataillabillahi ‘aliyul ‘adzim,
Sandalmanzud Rasulullahi salallahu alaihi wassalam
Qullahu ‘adzim. Alfatihah”.

ideta:

bagaimana cara mengamalkannya om…dan minta ijin untuk mengamalkannya om

Muhar Omtatok:

itu tentu berpulang kepada kita jika ingin mengamalkannya.
usai ‘menaikkan’ ilmu ini, biasanya ditutup dengan ‘mandi berminyak’ menurut tradisi keilmuan melayu

ideta:

terimakasih Om…tapi ada yang belum saya menerti .
1. menaikan
2. Mandi berminyak.
3. Mohon dijelaskan dari awal sampai akhir ritualnya.

sebelum dan sesudahnya, banyak terimkasih

Muhar Omtatok:

1. menaikan adalah cuma istilah dalam keilmuan melayu, yang maksudnya adalah awal pengamalan dan penyatuan sebuah ilmu.
2. mandi berminyak adalah ritual melayu bagi ilmu-ilmu yang berbau kanuragan. Ritual ini dahulu harus dipimpin oleh Tuan Guru, atau guru yang menurunkan ilmu itu. Ia menggunakan minyak panas.
3. sulit bagi saya menjelaskan ilmu tradisi sejenis melalui tulisan terperinci. Insyaallah jika ada waktu utk saling bersilaturrahim, kita bs sharring lebih byak.

Muhar Omtatok:

ILMU KULULLAH ANAK PANAH

Biss
Hai Kullullah anak panahku
Kupanahkan ke bumi, bumi hancur luluh
Kupanahkan ke Air, Air hancur luluh
Kupanahkan ke Api, Api hancur luluh
Kupanahkan ke Langit, langit hancur luluh
Apa lagi Kupanahkan si….., si…..pun hancur luluh
Berkat lailahaillallah”.

Cara: Lihat bulan pada air di dlm timba. dan bacakan mantera ini. lalu, bayang-bayang yang ada pada timba, anggap bayang-bayang si….. . Dengan perasaan & makrifat, telan bayang-bayang tadi.

joe_mendoza:

Salam hormat Suhu Omtatok. Mohon penjelasannya tentang Ilmu Ragum. Dulu saya pernah dapat info mengenai ilmu ini dari daerah sekitar Rawas (Sum-Sel).Adakah Suhu berkenan memaparkannya di sini. Terimakasih sebelumnya saya ucapkan..?

Muhar Omtatok:

Saya tidak faham tentang Ilmu Ragum.
Memang saya pernah dengar ada jenis ilmu yang bermanfaat untuk mengokohkan pegangan yang berguna dalam seni beladiri dll. Ragum sendiri adalah alat penjepit. Saya pernah dengar kalau tidak salah, ilmu ini diperoleh dengan cara berendam di aliran sungai sambil membaca ayat tujuh disertai dengan mantera2 melayu,

Di beberapa tempat di Sumatera yang bertamaddun Melayu, ada hikayat yang diyakini bahwa buaya putih dibeberapa muara, masih mempunyai kekerabatan dengan masyarakat tertentu. Hikayat ini bermula dari kisah wanita yang melahirkan buaya putih yang kemudian buaya tersebut dilepas ke muara bersama ayam putih dan bertih (pop rice). Pada saat-sat tertentu, buaya tersebut akan muncul ke tepian untuk menemui kerabatnya. Saat kemunculan buaya ini ke tepian, kerabat yang ada biasanya menyajikan “jamu Juadah”-sesajen; lalu kerabat akan meminta kepada buaya berupa ilmu-ilmu perdukunan dan pengobatan. Diantara ilmu yang bisa diminta adalah ilmu mengokohkan pegangan, ilmu ini berasal dari geliga yang terselip dimulut buaya.

Muhar Omtatok:

“Haum
Kata di aku
Haum
Kata di kau
Hai jumbalang manyuruk tanpo kapalo
Bakobat kaki dek giring-giring
Losap nyawo kalo tak gilo
Dondam tepondam bak ilang goring

Makbul doa bak doa losap nyawo
Usah di kau durhako
Jikalau di kau durkako
Tak kubagi jamu tuah
Jikalau di kau durhako
Kono rajam di kau dek datuk itam
Gilo sasaukan si….
Cabut nyawo si…..
Tuah badan si…. ka di kau

Kuuur semangat di aku
Kuur semangat di kau
Kuuur semangat mambang di tasik tali arus pauh si jonggi”.

Mantera diatas berasal dari Melayu pesisir timur Sumut.
Digunakan untuk sejenis santet.

Digunakan bahan:
Juadah 44 macam
Miniatur sampan lancang
Upih
Benang penangguhan
Limau purut
Jarum
kemenyan.

Muhar Omtatok:

MAMBANG LAUT

Pada masyarakat Melayu di tepi pantai timur Sumatera Utara, seperti :
Tanjungbalai, Batubara, Pagurawan, Pantai Cermin, Bedagai, Belawan, atau pun di pesisir timur Langkat.
Para nelayan percaya lautan dikuasai oleh kuasa gaib.
Mereka menyebutnya Mambang Laut.

Mambang Laut terbagi atas delapan penguasa dan tinggal 8 penjuru mata angin, yaitu:
1. Mayang Mengurai,
2. Laksemana,
3. Mambang Tali Arus,
4. Mambang Jeruju,
5. Katimanah,
6. Panglima Merah,
7. Datuk Panglima Hitam dan
8. Baburrahman di Baburrahim.

Datuk Panglima Hitam penguasa utara sering juga disebut sebagai Datuk Itam. Beliau adalah penghulu/leader dari sekalian Mambang.

Masyarakat Melayu yang tidak bersentuhan dengan kebudayaan pantai juga mempercayai adanya jembalang sebagai penguasa air, tanah atau pun angin. Walau pun budaya Islam sangat melekat bagi kehidupan orang Melayu, kepercayaan terhadap Mambang atau pun jembalang masih tetap terpelihara dan dicampurbaurkan dengan tradisi keislaman.

Ritual tepung tawar atau pun upah – upah sebagai warisan pagan dan Hinduisme masih memakai awalan mantera “Kuuuuuuuuuuruuuuus Semangat”
walau pun kemudian dikombinasiakn dengan bacaan – bacaan Islam seperti Syalawat.

Kuur Semangat: merupakan seruan kepada semangat gaib di dalam tubuh.

Muhar Omtatok:

Pembuktian lain bahwa perguliran kehidupan orang Melayu tidak terlepas dari dunia supranatural bisa kita contohkan sebagai berikut :

“Tongon…tongon…tongon…, batolur engkau sebijik kalau tidak batolur kujual kau ke pasar limo. Rindu kau samo omakkau…rindu kau samo ayahkau…”

diatas adalah lagu yg manterakan ketika mengelus-elus ayam yang tidak juga mau bertelur.
di Tebingtinggi, Pagurawan, Tanjung Kasau dll, lagu mantera ini sangat popylar.

Tongon adalah bahasa Simalungun. Memang melayu di wilayah ini mempunyai akar kesimalungunan.

Muhar Omtatok:

MANTERA MELAYU UNTUK PEMUTIH GIGI.

“Sirihku siranting kuning, kumakan dirumpung tolang, cahaya gigiku seperti emas yang kuning. Cahayo mukoku seperti matahari colang cemerlang, tidak dapat ditontang nyato. Cahayo gigiku roguh nasi moncorhong dayang dayad.”

Mantra di atas digunakan untuk memutihkan gigi dan menguatkannya.

Muhar Omtatok:

Tuam
Sebuah Therapy Melayu Kuno

Tuam bermakna memberikan efek suhu tertentu seperti efek hangat pada tubuh, seperti menggunakan batu ataupun tungku.

Orang Melayu yg baru bersalin biasanya dituam dengan menduduki batu panas atau tungku tertentu yang beraroma rempah. jenis tuam ini disebut Ukup.

Tubuh yg lembam memar jg biasa dituam dengan abu pembakaran yg bercampur sedikit bara lalu di masukkan ke dalam uncang / pembungkus kain. uncang tersebut di gosok-gosokkan ke tubuh yang memar tadi.

Jenis sakit kulit tertentu, biasanya dituam dengan limau purut bercampur kapur yg didiang diatas bara, lalu dituam ke bahagian tubuh yg menderita penyakit gatal, sambil membaca mantera:

“A-BA-JA-DUN-HA-WA-ZUN-HA-THO-YA-KUN-LA-MA-NUN-SA-NGA-FA-SHUN-QO-RO-SYUN-TA-TSA-KHO-DZUN-DHO-DHLO-GHUN. HU ALLAH!”.

sig552:

suhu omtatok…………… amat sangat berterima kasih saia atas kemurahan hati suhu untuk berbagi khasanah ilmu pengetahuan yang langka………… ada rasa dihati ini untuk mencoba mantera rahasia yang cuma gagal pada dua orang……….. tapi apa daya hati ini tak sanggup…… semuanya saia serahkan pada kebijaksanaan yang diatas saja………. tapi kalaw kepepet yah apa boleh buat…………….

sekali lagi senang berkenalan dengan tokoh yang “berisi” tapi tetap merunduk seperti suhu………….. salam hormat dari saia………..

Muhar Omtatok:

terimakasih dan salam takzim saya buat sig552.

“saya tiada bermaksud mengajari itik berenang
tiada pula bermaksud mengajari limau berduri”

“cuma lancar kaji jikalau diulang”

saya juga sangat berbahagia berkenalan dgn sig552 & kaskuser lainnya.

sig552:

suhu, kalau boleh sedikit melempar tanya……….. apakah proses menguasai mantera harus dilalui sebelum keilmuan yang bersangkutan bersetubuh sehingga hanya menyisakan gerak “rasa”, adakah peristiwa dimana gerak “rasa” itu langsung terjadi tanpa melalui proses penguasaan mantera….,

Muhar Omtatok:

mantera bukan sekadar olah ucap, tetapi olah fikir, olah gerak dsb.
disinilah letak persetubuhan ini.
jika mantera hanya sampai pada level olah ucap, kemungkinan besar, kemakbulan sebuah amalan akan tipis untuk bisa mujarab. Disamping itu, meng-illah-kan sebuah amalan, akan mendewakan amalan itu sendiri sehingga gerbang mencari tandingan Sang Illahi semakin besar.

Ada istilah “memutuskan makrifat” dalam keilmuan melayu, yaitu masuknya, melebur dan menjadi satu kesatuan dari kognitif, afektif dan psikomotorik.

Jika jeruk purut adalah sarana untuk menyantet si Ucok, maka jeruk purut itulah si Ucok. Bukan rasa-rasa, tp memang itulah si Ucok.

pendekar_muda:

Makasih banyak buat suhu omtatok, atas kesediannya membagi ilmu di Forum Supranatural ini.

Muhar Omtatok:

ok pendekar muda. saya jg p-ngen tau khazanah lain dari pendekar muda & lainnya.

“Apa tanda si anak melayu
matinya ditengah gelanggang
tidurnya di puncak gelombang
makannya di tebing panjang
langkahnya menghentam bumi
lenggangnya menghempas semak
tangisnya terbang kelangit
esaknya ditelan bumi
yang tak kenalkan airmata
yang tak kenalkan tunduk kulai”

“untuk apa meramu samak
kalau tidak dgn pangkalnya
untuk apa berilmu banyak
kalau tidak dengan amalnya”

“Budak jambi sdg menampi
Alahai budak tinggal sanggulnya
Banyak jampi perkara jampi
Allah jua letak kabulnya”.

Muhar Omtatok:

“Wali wali batungkat, batang geledek waktu syetan menggamit si pulan disitu juga semangat si pulan pulang. Jangan engkau lalai di tengah rimba, jangan engkau lalai di pinggir sungai, Jangan engkau lalai di tepi pantai, jangan engkau lalai di tengah balai, Jangan engkau lalai di laman, Jangan engkau lalai di tengah rumah, pulang engkau ketempat engkau sendiri di anjung yang tinggi di balai yang besar.”

Mantara di atas digunakan dalam ritual jemput semangat.

Muhar Omtatok:

“Assalamualaikum aku kirim salam pada jin tanah aku tahu asalmu keluar dari air ketuban, bukan aku melepas bala mustaka, sangkakah, sangkipad melepas bala mustaka. Bukan aku melepas bala mustaka, jin baru melepas bala mustaka. Jin yang tua melepas bala mustaka.”
Mantra di atas untuk persembahan jamu laut.

Muhar Omtatok:

Lukah Menari
“Tahasih…tahasih mak sibanding siatlukah jumpa bamban si kutarih. Kalau nak tengok lukah menari, nak tengok kaya Allah. Keceti kambing keceti ketasik kegumba jangan. Ingat…ingat… dalam hati kataku tadi lupa jangan. Ingat – ingat dalam hati kataku tadi lupa jangan. Kekebon kita kekebon jangan dibeli mangkuk kerang berhimpun kita ke balai datuk mak sibanding gila sorang. Hilir lugoh mudik lugoh jumpa bembam betali – tali, bukan mudah pekara mudah ada lukah pandai menari.”

Mantra di atas dipergunakan agar lukah atau bubu bisa mencari sendiri sambil dibisikkan pada lukah : usah kau bogi malu bangkitlah menari. Mantra di atas diawali dengan Bismillah dan diakhiri berkat Laaailahaillallah. Jika pembaca mencoba mantera ini pada lukah, jangan terkejut jika luka itu menari sendiri. Jika lukah diikat dengan pena ia akan mampu menulis sendiri apa saja yang kita pertanyakan.

Muhar Omtatok:

Memindahkan Penunggu Kayu
“Assalamualaikum, walaikumsalam al habib gulkarim, aku tau asal mulamu jadi tatkala loh pun belum, kalam pun belum. Kala laut pupak pupakan gunung lumpat kijangan. Tatkala rumput ngarum – ngarum, hujan merenyai renyaian tunggulah kunun ahoi si buah telor kulit bernama alah intan ahoi kayu selemak kening menanam kayu sialang ahoi oi akar menama kancing bumi banir manaham galah bejuang kulit mename Allah intan ahoi si mali nidai jalan mename ampailah tuan li puulr mename dian sebatang cabang mename alah payung lerang buah mename alah intan ahoi. Silayang – layang ranting mename payung Fatimah”
Mantra di atas dijadikan lagu untuk memuja kayu. Oleh pawang untuk menebang kayu yang diyakini punya penunggu.

Muhar Omtatok:

Wajah Berseri
“Bismillahirrahmanirrahim, hai embun mustika embun, embun bernama Jalalullah, aku memakai mustika embun, aku anak aminullah.”
Mantra mustika embun ini dinaikkan kira – kira pukul 5.30 pagi. Ambil embun dengan kedua telapak tangan, lalu bacakan mantra di atas dan sapukanlah ke wajah searah jarum jam. Mantra mustika embun ini bermanfaat untuk menaikkan seri muka.

Pemanis
“Hai simanggur bulan dan bintang. Matahari terbit di ubun – ubunku, bulan purnama di mukaku, bintang tujuh di keningku, bintang penabur di dadaku. Hai Allah tiada penabur di dadaku. Hai Allah tiada aku kelindihan duduk mak inang canang yang banyak berkat aku memakai si awang yang lebih. Jika aku duduk aku juga yang lebih, jika berdiri aku juga yang lebih. Jika aku berjalan aku juga yang lebih. Dilebihkan Allah, dilebihkan Muhammad, diebihkan baginda Rasullah berkat Lailahaillallah. Mantra di atas adalah salah satu dari mantra si awang yang lebih yang bermanfaat untuk pemanis. Dinaikkan pada subuh dengan mengambil air liur dengan ibu jari kanan setelah dimantrai sapukan pada wajah, tangan dan dada.

Pelet
“Hai nisan menggarang, nallah mengangkangkan Sariah namanya, engkau yang kata Tuhan mari engkau kemari aku tahu asalmu mula jadi, wadi, muni, mani, maknikam, mari engkau kemari ini tempatnya engkau berkat Lailahaillallah Muhammadarrasulullah.”
Mantra di atas disebut mantra pelepas digunakan untuk memelet seseroang. Caranya adalah tentanglah biji mata seseorang yang akan dipelet sambil membaca mantra pelepas di atas satu nafas kemudian tariklah ke dalam jantung. Anda bisa membuktikan sendiri seseorang itu dengan tiba – tiba akan cinta kepada anda.

pendekar_muda:

Benar banget nih suhu, banyak orang lupa letak kabulnya Ilmu.
Jadi ingat pasal I dari Gruindam 12 dari Raja Ali Haji.

Muhar Omtatok:

Buah Pauh peram yang muda
Simpul dengan buah pepaya
Betul sungguh kata Pendekar Muda
Kabul ilmu pada Empunya.

disamping itu, mutu sebuah amalan akan terbias dari tingkat ma’rifat pengamalnya. Landasan pengetahuan atau ma’rifat, menjadi kunci poin dari kemakbulan sebuah amalan.

Adam Makna:

jadi inget mantera melayu (mohon ijin suhu omtatok) buat berbagi sedikit ingatan masa lalu

Bismillahirahmanirahim,tegak aku seperti alif,melangkah aku seperti Lam jalalah,
Nur Alloh payungi aku,Tiada rusak aku,tiada binasa aku,tiada hancur aku,
sebelum rusak Alif itu,berkat kalimah Laa ilaha Illallah Muhammad Rasululloh

bisa suhu sedikit jelaskan kaji mantera diatas kepada patik yg fakir ilmu ini,
wassalam,damai bagi kita semua,amiin

Muhar Omtatok:

MANTERA TUAH DIRI

“Bismi alif, ba, ta, tsa, jim, ha, kho, dal, dzal, ro, zay,
sin, syim, shod, dhod, tho, zho, ain, ghoin, fa, kof,
kaf, lam, mim, nun, wau, Ha, lam alif, hamzah, ya.
Kutegakkan dalam batang tubuhku.
Kaf, lam, nun, Ha, lam alif, hamzah, memenuhi segala batang diri akan cahaya.
Alif, ba, ta, dzal, zho, mim, ya, seri muka tuah untungku.
Tsa, jim, ro, zai, sin, syin, tho, lapang hidup jauh bala.
ha, kha, dal, apa dipegang apa elok, apa diberi naik tuah.
Shod, dhod, ain, ghoin, fa, kof, wau, langkah kanan silangkah tujuh.
Apa di ulu apa begagan.
Apa di dada apa beturai
Apa di jejak apa bebuah.
Ulu tuah, dada tuah, jejakpun tuah.
Berkat aku memakai si tuah badan, tuah kulit, tuah daging, tuah tulang hingga kedalam.
Tuah dipandang, tuah didengar, tuah terucap, tuah disir.
Makbul doa pengajar guruku. Nur cahaya akan diriku.
Laailaha illallah. hu”

Guna:
untuk mendatangkan eneri positif pada diri, hilang kesialan dll.

digunakan dengan bahan dan olah gerak tertentu. Di budaya puak melayu, mantera tuah diri ini menggunalkan bahan:
Limau/jeruk Purut satu pasang
Bunga setaman tujuh jenis
Minyak wangi
limau/limau kuku harimau (untuk lelaki saja)
limau/jeruk pagar
air tujuh sumber.

Mantera Siindung Embun

“Bismillahirrahmanirrahim
Hai embut bemula asal
terangkat engkau akan nur
tetabur engkau akan nur
naikkan seri mukaku
naikkan tuah badanku
berkat doa si indung embun
kasih diorang selingkup alam
kabul doa pengajar guruku
mustajab akan aku
berkat laailaha illallah”.

Guna:
Agar wajah tampak tetap berseri

cara:
Diambil embun dirumput saat subuh.

KETIKE

Ketike (Ketiko) adalah ilmu tua dari puak melayu.
Ilmu ini untuk memastikan sebuah peristiwa past atau present.

ada banyak cara ilmu ketika/ketike/ketiko.
misalnya, menggunakan segenggam beras.

seseorang misalnya bertanya “apakah si fulan mengambil ponsel saya yang hilang?”

ambillah segenggam beras, letakkan diatas meja.
dgn pertolongan 1 org untuk membantu, mulailah pertanyaan.
lalu anda dan teman anda masing2 mengambil 2 butir beras dgn jari tengah, begitu seterusnya.
Jika beras tersisa 1 butir, maka jawabannya “ya”.

beras disebut 1 butir yaitu beras utuh atau melukut (menir) beras, bukan gabah.

TANGAS

Merupakan ilmu pengobatan yg menggunakan efek uap panas untuk penyembuhan penyakit non-medis

Muhar Omtatok:

“Hai Om Pali
Hei Hantu Tanah
Jembalang Bumi
Kau pergi mengambil semangat ruh si….
Bawa gila kepada aku
Menyala seperti api
Seperti nasi mendidih
Jika engkau tidak membawanya gila ke aku
Seperti api yang menyala
Nasi yang mendidih
Kuserapah engkau
Durhaka engkau kepada Allah
Bukan dengan kuasa aku, dengan kuasa Allah”

Merupakan Mantera Pelet

Muhar Omtatok:

Mantera Berbagih:

“Assalamualaikum Hai Berna Kuning
Aku Tahu Akan asalmu
Mu tumbuh dibukit siguntang mahameru
Berdaun perak, berbatang suasa berbuah emas
Aku nak mintak jadi anak panah sri rama
Anak panah arjuna, Wong inu kertapati
Aku nak mintamu jadi anak tebuan tunggal ekor
Mula menghambat sekalian jin, setan dan iblis
Mambang peri sang raya dan kampung sang raya
Bayang bayang dewa di tali angin
Ku kerja seperti anak panah Dewa sang raya yang tuinggal
Menghambat sekalioan iblis setan
Disumpah malaikat menjadi raja
Memelihara alam empat yang empunya
pada hari ini ketika itu
Kuasa Allah Lailahailallah”

Bahan:
Padi
Beras Kuning (beras yang sudah direndam kunyit)

dimanterai.

Beras Kunyit disapukan ke tubuh orang yang kena penyakit aneh, padi di tabur ke ruangan.

belangkit:

Aku pernah dikasih mantera dusun di Sumsel sana. Bunyinya:

Lang bucik lang kelabu
ketiga lang sebengkai kai
si anu (sebut namanya) terkait padaku
kene doa kajang berangkai
hu kata Allah

Sambil membaca mantera, tatap matanya. Konon kabarnya, ini untuk memikat wanita oleh pria atau untuk memikat pria oleh wanita.

42 responses to “MANTERA MANTERA PUAK MELAYU

  1. Awangku Azizi Bin Awang Ali

    assalammualaikum
    saya dari bandaraya kuching,sarawak,borneo,malaysia.
    pak muhar saya minta izin,minta kebenaran dan di ijazahkan dari jarak jauh iaitu diturunkan.supaya jampi-jampi menjadi dan kekal didalam diri saya.
    ada ngak jampi untuk kuatkan mata dari terkena pandangan tajam mata orang yang menunudukkan kita.harapan saya bisa pak muhar dapat memberikan kepada saya.amin.

    Spiritualist Omtatok menjawab:
    Saya melihat, kamu boleh mempelajari dan diturunkan ilmu seperti itu. Tetapi sebelumnya, tubuh kamu harus terlebih dahulu dibersihkan dengan “basuh tuah tinggi” untuk membuang energy negatif pada tubuh dan menselaraskan kekuatan inti tubuh.

  2. adakah mentera ini betul?atau tipu

    Muhar Omtatok bercakap:
    Seluruh mantera yang saya muat adalah asli khazanah budaya leluhur. Jika anda anggap sebuah tipuan, maka leluhurlah yang menipu….

  3. adakakah mentera ini mujarab untuk diamal?>
    adakah mentera untuk tubuh kebal?
    aku ingin tahu cara untuk kebal

    Muhar Omtatok bercakap:
    Mujarab sebuah keilmuan jika kita telah menyatu dalam sebuah keilmuan

  4. boleh kah tuan ajar mantra kebal peluru dan besi kepada saya?

  5. tuan Awangku Azizi Bin Awang Ali tetap kan kekebaln sya dan adakah tuan tahu akan jurus nasrul haq?

  6. Deko krisma wardana

    Assalamualaikum.Wr.Wb. Suhu omtatok. yang ingin saya tanyakan adalah bagaimana cara menggunakan mantra pengeras badan.Mohon izin Wassalamualaikum.Wr.Wb.

  7. selamat pagi om.minta izin sama om untuk saya menyalin mantra di atas dan mengamalkanya.dan minta izin di ijazahkan dari jarak jauh.terima kasih banyak om..

  8. assalamualaikum . saya minta izin di ijazahkan dari jarak jauh kepada saya . saya ingin kn nya . saya mmg minat ilmu ilmu melayu . terutama sekali ilmu besi kursani . minta izin tuan guru .

  9. boleh bagi saya mentra untuk bercakap dengan orang?sebab saya ada membuat perniagaan sudah sebulan saya masih tidak dapat orang untuk masuk menjadi rakan kongsi saya
    boleh ajar saya bagai mana untuk menarik hati orang untuk menjadi rakan kongsi saya?

  10. om, saya kepengen mempelajari ilmu ini. mohon ijinnya, sebelumnya saya ucapkan terima kasih

  11. ulun dari BJm… ulun mnta izin …mun kawa.. di ijazahkan jua biar kd tesalah….. smua nya berkat pertolongan Allah…

  12. assalamualaikum..
    mantera ni x de pantang larang ke?
    mantera ni boleh ke kalau orang bukan islam gunakannye?

  13. hye de mantera untuk lelaki sayang pada saya

  14. ezuan suhaidy bin mohd suhaimi

    salam..saya juga ingin meminta izin di ijazahkan dari jarak jauh kepada saya..terima kasih

  15. boleh saya dapatkan email tuan? saya berminat untuk mempelajari ilmu dengan tuan..

    apiez_grungeboy@yahoo.com.my

  16. say berasal dari sarawak dan bukan melayu….agak tertarik juga dengan forum ini kerana apa mentera yang disajikan itu hampir mirip sekali dgn yang diamalkan oleh kami di sana.juga ingin meminta izin tuan saya menyalin mantera tersebut bagi menambah apa yang kurang di dada,yang bersih jadi putih,yang jelas jadi telus,yang baik jadi tambah baik.sekian..

  17. tau kah tuan dengan suku kerinci di provinsi jambii…

    Suhu Omtatok menjawab:
    suku Kerinci termasuk dalam kategori Melayu, dan paling dekat dengan Minangkabau dan Melayu Jambi. Orang Kerinci yang menghuni Kabupaten Kerinci sekarang adalah keturunan suku bangsa Melayu Tua yang menetap sejak zaman Neolitikum (8.000-7.000 tahun silam) atau mungkin jauh sebelumnya. Kerinci pernah di bawah kekuasaan Kerajaan Dharmasraya dan Pagaruyung (Sumatera Barat), juga di bawah Kerajaan Inderapura (pantai barat, kini Pesisir Selatan, Sumatera Barat), dan Kesultanan Jambi.

    Dari sisi keilmuan supranatural, Kerinci cukup diperhitungkan di Sumatera. Beragamnya kekunoan ilmu Supranatural Kerinci, menunjukkan ketuaan peradaban Kerinci, karena Suku Kerinci itu jauh lebih tua dari Proto-Melayu.

  18. Om…saya minta izin untuk menyalin mantera ni dan minta di ijazahkan dari jarak jauh…dengan ikhlas sya ingin belajar..tolong ya om,…ni email saya(enapple79@gmail.com)

  19. Saya pak jamil dari pulau pinang minta Mohon izin untok di gunakan-segala amalan ilmu untok jalan kebaikan-qolbitu.

  20. Terima kasih kita ucapkan kerana mempertontonkan mantera2 ini. Yg jelas ianya ada persamaan dengan mantera2 yg telah diperturunkan oleh leluhur yang berasal dari ranah Minang dan juga Rao.

  21. Juga salam perkenalan semoga silatulrahim yg dihulurkan berkekalan. Mohon perkenan untuk mengamal mantera2 ini dan dikongsi bersama saudara2 gua yg lain.

  22. Salam, sya zahn dari tanah melayu..minta izin gunakan mentra2 diweb ini. Ada tak mantra utk kekayaan dar i puak melayu ?
    tk

  23. salam…saya syuib berasal dari utara kedah..mohon izin untuk mmpelajari ilmu dari Tuan..dan saya juga ingin menyalin mantera ini adalah sbgai untuk meluaskan ilmu pengetahuan saya.

  24. salam tuan boleh ke tuan terangkan olah gerak mentera tuah diri

    Suhu Muhar Omtatok menjawab:
    Sulit menjelaskan dalam tulisan.
    Datanglah kemari, insyaalah akan saya ajarkan

  25. ass.tuan guru mohom
    n maaf numpang komen. saya org bangka belitung kami pun adat melayu jenis ilmu dan mantra pun sama untuk ilmu2 yg tuan guru papar bagaimana cara memasukannya kalau kami istilah memasaknya supaya positif kabul kalau di bangka biasa mandi limau keramas di bulan raya dikepala air menghadap ketimur atau mandi 7 bunga dll. jdi mohon dijelasan cara memasukan dn cara memakai nya…..ws…

  26. Pagi suhu muhar omtatok.. Mau tanya itu ilmu pengasih bulub perindu harus harus punya minyaknya ya??

  27. saya bebangsa iban dayak sarawak.saya amat menyukai mantera melayu.apakah saya dapat menguasai mantera melayu?

  28. Salam om, mohon izin kan saya utk mempelajari ilmu ini untuk kebaikan dan saya juga mohon izin kpd om utk menyalin mantra ini agar pengetahuan saya tambah luas.sebelumnya saya ucapkan terima kasih.

  29. Mohon izin sama om utk mempelajari ilmu ini dan saya juga ingin menyalin ilmu ini utk kepentingan sehari hari

  30. Om klw dri asap rokok gi ♏ά̲̣̣̣̥N̤̥̈̊α̣̣̥ omm

    Dn sekalin cara2 nyaa yah

  31. salam pak….untuk betulkan kedudukan urat yang mana ya mau dbaca

  32. om , kalau ilmu kebal apasaja mantra dan syaratnya ?

  33. Saya iggif dr tapan (sumbar) mohon izin pd guru untuk mengamal kan mantra diatas serta izin untuk menyalinnya serta mohon penjelasan dr guru bagaimana menggunakan mantra mantra diatas sekian dr saya ucapkan banyak terima kasih pd guru karena sudah memapar ilmu melayu yg saya cari selama ini

  34. salam….saya arif berasal dari padang ..izinkan arif mempelajari ilmu dari tuan
    saya menyalin mantera ini karna saya mau memperbanya pengetahuan saya

  35. Mohon diijazahkn kpd sy…mekaseh.

  36. Assalamualaikum suhu saya minta ijin mempelajari 1 saja keilmuan suhu…saya akn pergunakan dijalan kebaikan…

  37. salam ….saya jimi malek berasal dari Pahang…izinkan jimi mempelajari ilmu dari tuan..saya menyalin mantera ini karna saya mau memperbanyak pengetahuan say

  38. minta tolong d ijazahkan om saya ingin sekali mengamalkan nya..
    karna saya butuh sekali untk saat ini om…plis

  39. Assalamualaikum…om kamu ada wechat ngak…saya dari malaysia ingin belajar ilmu mempertahankan diri..

  40. suhuomtatok bagai mna omtatok bisa hapal…… apakah suhu omtatok ada bukunya…. bole aku mengamal ini

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s