SANTET


Sebuah Laku Gaib..ada & tiada

oleh: MUHAR OMTATOK

Muhar Omtatok & Pasien

Mungkin disemua pulau nusantara ini ada tradisi teluh (bhs. sunda) hanya bahasanya saja yg berbeda.
Disekian banyak tradisi teluh di masyarakat jawa, santet menjadi istilah yg sudah mengindonesia. Bahkan, di banyak negara seperti di Benua Afrika dikenal dengan The Spirit of African. Di Haiti dikenal dengan Voodoo.

Dimasyarakat minangkabau mengenal Palasik ( dgn berbagai jenis efek dan tekniknya, misalnya palasik kuduang) biasanya palasik ditujukan untuk balita dengan strata yg beragam dalam negative effectnya; yang paling ringan adalah balita seperti terserang gizi buruk dengan penampilan fisik sangat mengenaskan walau diberi asupan nutrisi terbaik sekalipun. Biasanya Dukun Pembuat Palasik itu sendiri yg mengobati anak yg dipalasiknya.
Palasik ini jg terdapat pada Budaya Jambi dan Masyarakat Melayu lainnya.

Masih dalam tradisi minangkabau, ada Kasiek Tujuah Muaro, Gasing Tangkurak atau juga Sijundai.
Kasiek tujuah muaro adalah teluh yang dibuat oleh lelaki untuk seorang wanita (santuang pilalai) karena ditolak cintanya dengan cara yang dianggap merendahkan harga diri. Bahan yang digunakan untuk ritual ini adalah pasir dari tujuh muara. Efek terburuknya adalah gila.

santet

Gasing tangkurak adalah teluh yang menggunakan media tengkorak kepala dari kuburan tertentu yang dijadikan gasing bertali. Dari pengamatan saya disebuah tempat di Painan-Sumatera Barat, ada seorang dukun yang telah berinovasi dengan menggunakan tengkorak Beruk sebagai media penggantinya.
Sijundai merupakan teluh yang berefek bagi Urang nan kanai sijundai (org yg kena sijundai) berupa pengubah tingkah yg memalukan dan merusak kreativitas seseorg, misalnya org yg kena sijundai akan memanjat-manjat tembok rumah dsb.

Di Sumatera Utara ada beberapa tempat yang terkenal akan tradisi teluh ini dan efeknya sangat cepat dan membahayakan; misalnya didaerah Langga Payung di kabupaten Labuhan Batu, Tanah Karo, Simalungun, Kecamatan Sipispis di Sergai, Barus/sorkam/pandan di Kabupaten Tapanuli Tengah.

Busung di masyarakat simalungun dan karo, misalnya; adalah istilah yang digunakan masyarakat kebanyakan untuk menyebut metode santet yang memasukkan bahan tertentu perut seseorang. Bahan yang dimasukkan bukanlah sekecil jarum, peniti atau sejenisnya tetapi bahan yang relatif besar. Sebagian petani Nenas di Simalungun atau Karo akan membusung pencuri nenas dengan memasukkan nenas utuh keperut pencuri nenasnya. Metode santet begini termasuk katagori Ilmu Sibiangsa atau Panganjapan.
Di sebuah tempat dikecamatan sipispis, beberapa waktu sudah; ABG – ABG nya sudah mengenal ilmu racun; karena ingin mencoba keampuhan ilmu yang baru dipelajari dengan meracun (sejenis miang) dari jarak beberapa meter bagi org pendatang yang mampir di kedai – kedai kopi. Setelah bereaksi ketubuh orang yg diracun hingga menggelepar-gelepar; yg meracuni akan mengobati dari jarak jauh pula. Banyak pemilik kedai kopi “memagari” kedainya agar pelanggannya tidak ‘diisengi” dengan cara racun agar citra kedainya tidak buruk bagi pelanggan pendatang.

Muhar Omtatok

Teluh adalah energi negatif yang bersumber dari kebencian dan/atau niat jahat. Daya penggerak istimewa (parergi ‘para-energi’) dapat berkinerja dalam parergi intrasomasi, ialah daya yang berpengaruh pada badan sendiri seseorang atau badan orang lain atau benda diluar dirinya; kekuatan inilah yang memungkinkan adanya peristiwa stigmatisasi, materilasasi dan dematerialsisi. Kemudian psikokinese ( psyche = jiwa dan kinomai =gerakan) dan telekinese (tele = berjarak dan kinomai =gerakan), yang merupakan daya pengerak dan pengaruh pada hidup kejiwaan orang lain tanpa adanya hubungan langsung secara inderawi. Sedangkan poltergeist ( polter =brangasan; geist = jiwa), kekuatan jiwa terguncang- guncang di bawah sadar, yang menggerakkan benda disekitar orang yang sedang mengalami poltergeist itu.

Untuk menangkal energi teluh ini, konon seorang lulusan Teknik Mesin Institut Teknologi Bandung,Ryzca Natasuwarna, membuat mesin antisantet pertama di dunia yang ia beri nama Frekuensi Generator Energi Prima. Sejak diciptakan, 1995, mesin awalnya seharga Rp 20 juta ini laku rata-rata enam unit per tahun.

7 responses to “SANTET

  1. Apa jenis santet untuk kemaluan si wanita atau buat dia gila seks

  2. mengatasi teluh dengan mesin?

    waw.. maksudnya gimana tuch? ga ngerti.

  3. waw artikel bagus update trs bro pa lagi klo ada tehnik2 penagkalan secara sains nya😀

  4. santet, hanya buah pikiran orang yang tidak berpikir rasional. kalau santet itu ada, buat apa repot-repot membuat senjata saat perang, di irak misalnya, bukankah dengan santet Saddam dapat langsung ditangkap tanpa buang-buang waktu dan biaya?

  5. bagaimana kebatinan versus tekhnologi? soalnya jenuh juga mendengar dukun atau paranormal kerap berkutat pada klenik.. apalagi selama ini paranormal selalu diidentikkan bersubahat dengan makhluk gaib dan mengandalkan kekuatannya untuk mewujudkan tujuan si empunya hajad.. nah, mampukah kebatinan disatukan dengan tekhnologi? bls…???

    Muhar Omtatok bercakap:
    Saya sangat setuju dengan pendapat Bung Indra. Saatnya kita untuk tidak berfikir klenik, disini dunia klenik menjadi khazanah dan wawasan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s